review 3 februari kemaren


Sekedar review tanggal 03 Februari 2009 kemaren…
bangun pagiku ku awali dengan semangat, sampai siang pun aku masih semangat untuk melakukan aktifitasku…detik bergulir memperbarui sang waktu, sampai pada ba’dha asar aku masih bisa semangat, hingga ada perbincangan yang membuatku agak merasa tidak nyaman, sebenarnya rasa itu dapat aku atasi dengan cepat, hingga ku menuliskan isi hati dalam susunan bait yang ku simpan pada folder dimana biasa ku titipkan file ku.

setelah beberapa saat ku buka beberapa file dalam e-diary kutemukan barisan kata dalam bahasa asing, dari situ aku menangkap luka yang menganga karena perkataanku, hingga ku rasa ku tak pantas menunjukkan rangkaian kata2ku dalam barisan diatas kepadanya, kemudian aku berniat menghapusnya, aku pikir delete di komputer itu berfungsi langsung delete, makanya sengaja aku cut file ku kemudian aku paste di recycle bin, tak sengaja ku temukan file back-up-an yang selama ini aku tak pernah bisa menyentuh itu.
aku baca dan ku amati nomor itu. sampai sekarangpun aku masih ingat nomer itu 08564246***1. huuh sial kenapa aku gak bisa lupa.

dan kini mau tak mau
semua emosi marah rasa sakit dan kekecewaan menggelayutiku

andai kau tak memberikan celah untuk ku berprasangka
andai kau tak memberikan keleluasan curigaku atas sikap sikap introvertmu
andai kau menawarkan kejujuran dan keterbukaan kepadaku
andai kau memberikan ruang untukku percaya sepenuhnya kepadamu
aku mungkin saja tak akan seperti ini…
andai kau memperbolehkanku menyentuhmu lebih dalam
dan kau membiarkanku mengenalimu…
huuufh….
but you dont…

hingga kini aku masih merasa hancur…
hingga kini aku masih berfikir kau tak pernah tau
dan tak pernah merasa
bagaimana aku berjuang melawan dunia untuk bisa selalu denganmu
bagaimana aku berkorban agar kau bisa jadi milikku
bagaimana aku bersabar atas konsekuensi yang harus aku terima
bagaimana aku mengalah atas ego ku untuk bisa tetap bersamamu
bagaimana aku bertahan meski jantungku sering merasa nyeri
bagaimana aku yang berusaha mengobati perihku sendiri
dan menyatukan pecahan2 hatiku yang telah runtuh jatuh
dan kini aku masih berfikir hanya aku saja yang sakit saat ini

meski kadang ku lihat ada harapan
meski kadang ku lihat ada bahagia
meski kadang ku lihat ada rasa aman dan nyaman
di pandanganmu saat bersamaku
saat itu aku merasa seperti terbang
tak perlulah ku butuhkan sayap untuk terbang
karena pandanganmu saat itu sudah cukup menggantikannya

tapi kini ku merasa sakit
dengan semua kejutan kejutan ini
bagaimana aku bisa percaya kepadamu
jika kau masih menyembunyikannya dariku

kau pernah mengalami penghianatan di masa silam
kau perlu tau aku tak mau ikut merasakan penghianatan itu
sampai sejauh ini belum ada kesalahanmu yang tak termaafkan olehku
hanya saja aku harus belajar dari awal bagaimana bisa percaya kepadamu lagi…
sekarang aku hanya menunggu dan akan terus menunggu
apa yang akan kau lakukan untuk membuktikan semuanya
kau pernah mengurai kata
kini ku hanya mampu diam dan menunggu
menunggu aksi apa yang akan kau lontarkan dan berikan padaku…

aku tak pernah menginginkan perpisahan
tapi jika kau menginginkannya…
dan itu aksi yang kau berikan kepadaku…
meski aku tak mau aku harus rela…
kini giliranmu…berikan aksi terbaikmu untukku…
pahit ataupun manis aku kan berusaha menerimanya dengan ikhlas…

Comments
One Response to “review 3 februari kemaren”
  1. kamti mengatakan:

    Ups….
    Jadi ingat lagunya padi

    Indah…
    Terasa indah…
    bila kita berdua……
    ………….

    Tetaplah menjadi bintang di langit….
    agar kita terus dapat bersemi….
    biarlah…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: