Apa itu XML?


XML (eXtensibel Markup Language) merupakan suatu bahasa markup yang digunakan untuk membawa dan menyimpan data. Pada dasarnya XML digunakan untuk menyimpan dan memberikan informasi/data ke suatu aplikasi. Meskipun XML merupakan bahasa Markup namun tidak sama dengan HTML, dan XML tidak dapat menggantikan HTML. Perbedaan antara XML dan HTML adalah pada tujuannya. Kalau HTML bertujuan untuk menampilkan data, sedangkan XML bertujuan untuk menyimpan dan membawa data. Dari sini harus sudah dapat dipahami bahwa XML dan HTML adalah berbeda.

Kenapa harus menggunakan XML?

Karena:

1. Dapat ditukar atau digabung dengan dokumen XML yang lain meskipun berbeda platform, itulah kenapa dinamakan extensible

2. Pencarian data relatif cepat, karena datanya terstruktur

3. Karena dokumen XML berupa teks sehingga dalam pertukaran data, dapat mengurangi kompleksitasnya (lebih cepat dan mudah)

4. XML merupakan rekomendasi dari w3c

XML memungkinkan kita menggunakan tag sesuai keinginan dan sesuai kebutuhan kita. Namun bukan berarti tidak ada aturannya. Beberapa aturan yang paling mendasar yaitu:

1. Sebuah Tag XML harus ada Start Tag dan End Tag

2. Dalam penulisan tag XML harus diperhatikan hurufnya karena XML merupakan case sensitive

3. Struktur nested tag/ tag bersarang, harus tepat peletakannya, dan tidak boleh acak

4. Suatu dokumen XML harus memiliki sebuah elemen Root

Star Tag-End Tag


<author>santy</author>

yang dinamakan Start Tag adalah


<author>santy

sedangkan End TAg adalah


</author>

perhatikan script dibawah ini:


<author>santy</author>
<AUTHOR>santy</Author>

baris pertama adalah script yang benar, dan baris ke dua adalah contoh script yang salah, hal tersebut dikarenakan xml merupakan case sensitive.
Kemudian peletakan tag bersarang / nested tag haruslah diperhatikan. Kalau di HTML tidak begitu masalah maka pada XML akan menjadi sebuah masalah. perhatikan contoh dibawah ini.

contoh dalam penulisan HTML:
<b><i>santyana</b></i>

contoh yang benar dalam penulisan XML:
<b><i>santyana</i></b>

dan sebuah dokumen XML harus mempunyai elemen Root / elemen induk.

<root>
 <child>
 <subchild>.....</subchild>
 </child>
 </root>

sumber: http://www.w3schools.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: