Hijab dalam persprektif ku (Islam)


Arti Hijab Dalam Perspektif Islam

Hijab dilihat dari makna lughoh adalah sebuah penghalang. Kebanyakan pemahaman orang hijab merupakan kain/kerudung yang menutupi dari kepala sampai seluruh badan. Namun dalam perspektif Islam, hijab tidak sekedar berkerudung atau berpakaian muslim saja. Hijab merupakan aturan dan tata cara dalam berpakaian dan berperilaku yang membatasi dan menghalangi diri dari kemaksiatan serta fitnah.
Alloh SWT menerangkan cara berhijab dalam Q.S An-Nur ayat 30-31

“Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat.” “Katakanlah kepada wanita yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Dalam ayat diatas disebutkan untuk menahan pandangan kepada bukan mahromnya. Karena dari pandangan dapat menimbulkan fitnah yang besar. Maka hendaklah kita menahan pandangan dan menjaganya agar tidak terjerumus dalam panah-panah syaiton. Alloh menurunkan ayat tersebut juga untuk menjaga umatnya dari kemaksiatan, kejahatan dan fitnah-fitnah syetan.

Sejenak kita merefleksi pada zaman sekarang ini, wanita-wanita tidak berpakaian sebagaimana yang diatur oleh Alloh, banyak yang berpakaian tapi sebenarnya telanjang, hal tersebutlah yang memancing kemaksiatan dan membangkitkan maksut jahat bagi para lelaki. Tak heran bila banyak terjadi kemaksiatan dan kemudhorotan di dunia ini yang menimbulkan kejahatan sosial. Maha suci Alloh Tuhan semesta alam. Alloh telah membuat aturan yang sempurna untuk menjaga umat ini agar selamat dunia dan akherat bagi siapa saja yang beriman dan bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa kepada Alloh.

Hijab pandangan dapat menyelamatkan kita dari kemaksiatan, yaitu dengan cara menahan pandangan terhadap bukan mahromnya.

 

Memelihara kemaluan adalah tidak menampakkan aurot kecuali kepada yang dikecualikan. Memelihara kemaluan adalah menjaga aurot kecuali kepada yang dihalalkan baginya. Maha suci Alloh Tuhan semesta alam. Alloh telah memberikan petunjuk untuk para manusia dalam menjalani kehidupan di dunia agar selamat dunia akhirat. Alloh memberikan petunjuk agar manusia selamat dari fitnah yang kejam. Kita banyak melihat kasus banyak remaja-remaja putri dan laki-laki yang tidak bisa menjaga kemaluannya yang mengakibatkan mereka terjerumus dalam kemaksiatan dan belum lagi hukum sosial yang akan mereka tanggung atas perbuatan mereka.

 

Dalam ayat diatas juga disebutkan tata cara berpakaian hijab yang benar.

…Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. …

 

Pakailah kain kerudung yang lebar dan menutupi dada, bukan kerudung yang tipis dan memperlihatkan lekuk tubuh. Gunakan kain yang tebal dan longgar, sesungguhnya pernah Rosululloh bersabda. Dari Aisyah ra. Ia berkata:”Sesungguhnya Asma bin Abi Bakar masuk ke kamar Rasulullah SAW. sedang mengenakan pakaian tipis, maka Rasulullah memalingkan wajahnya seraya berkata :”Hai Asma sesungguhnya wanita jika telah berhaid, maka tidak boleh nampak darinya kecuali ini dan ini”, sambil mengisyaratkan kepada wajah dan telapak tangan.

 

Hijab dalam Islam tidak hanya sebatas berkerudung, namun membatasi diri, menjaga lisan dan pandangan, menjaga dan menutupi aurot kecuali kepada yang dikecualikan, agar senantiasa selamat dunia dan akherat dan terlepas dari fitnah dan kemaksiatan.

 

wallahu a’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: