GPS vs Mendung


Weekend minggu kemaren ngajak sepedaan suami ke tempat mbah klaten. Meski pas single dulu sering diajak bokap sowan ke tempat mbah paling ga sebulan sekali, tapi gara-gara kebiasaan molor dari berangkat bangunnya kalo da pe rumah mbah, alhasil ga penah apal-apal deh jalan ke tempat mbah. Di hitung jarak sebenarnya dari rumah suami ke rumah bokap disbanding dari rumah suami ke tempat mbah jauh lebih deket ke tempat mbah. Skalian refreshing berangkatlah minggu siang yang habis hujan itu, meski masih mendung, semangat jalan-jalan tetep berkobar.
Meski si sopir buta jalan klaten dan penunjuk jalannya juga banyak lupanya daripada ingetnya😛 tetep aja nekad. Berangkat ba’da Dhuhur sekitar setengah 2an nyampailah di tempat mbah dengan selamat dan tanpa tanya-tanya arah. Alhamdulillah punya pengalaman sedikit nyasar😛. Setelah bercengkrama sama kerabat sampailah ashar dan dari pada kesasar lagi tanyalah suamiku jalur pulang kepada Google maps. Bermodalkan GPS amanlah perjalanan kami.
Ada sedikit kegelian disetiap perjalan pulang kami. Suami yang bertugas mengendarai kendaraan kami, dan akulah yang bertugas menjadi navigator dengan mengikuti suggest dari Google maps. Dan memang 80% Google maps akurat. Namun yang sangat menggelikan adalah galenganpun dianggap jalan besar oleh Google maps dan jalan yang tak bisa dilewati karena merupakan kebun orang juga dianggap jalan oleh Google maps :hammer:
Ntah karena cuaca yang mendung ato memang database Google tidak terupdate lagi yang jelas GPS 80% membantu perjalanan kami yang buta arah dan buta jalan saat itu. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: